Jumat, 24 Juni 2016

PENGARUH BUDAYA TERHADAP TEKNOLOGI INDUSTRI

ANALISIS PENGARUH BUDAYA TERHADAP TEKNOLOGI INDUSTRI





ADI PRATAMA ( 50415130 )
KELAS : 1IA03


FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI
UNIVERISTAS GUNADARMA
DEPOK


Pada saat ini teknologi sangat cepat berkembang di era globalisasi. Teknologi ini sangat berguna untuk membantu kegiatan sehari-hari manusia, Akan tetapi dengan adanya berkembangnya teknologi membuat manusia tergantung dengan teknologi komputer yang membuat manusia tidak dapat bersosialisasi sesamanya.

Terciptanya teknologi ini sangat berhubungan dengan teknologi industri. Teknologi industri ini banyak berbagai macam jenisnya. Contohnya , banyak perusahaan - perusahaan yang menggunakan teknologi industri pada pabriknya dengan menggunakan komputer dan robot. Dengan ini banyak manusia yang tergantung terhadap komputer dan robot dalam membangun sebuah perusahaan, sehingga manusia langsung berhadapan dengan kompter dalam bekerja dan menjadi sebuah kegiatan sehari-hari .

 Akan tetapi tidak hanya di bidang perusahaan dalam teknologi industri tapi media social maupun gadget juga termasuk teknologi industri.

Jadi apa hubungannya dengan dengan budaya terhadap teknologi industri ?

Budaya merupakan suatu sikap manusia yang dilakukan setiap saat yang di jadikan sebagai kegiatan yang rutinitas. Budaya di muncul secara sengaja maupun tidak.

Dan pada jaman sekarang teknologi industry di bidang perusahaan, gadget, dan media social menjadi suatu kegiatan sehari-hari. Khusunya pada gadget dan media sosial sehingga media tersebut menjadi suatu budaya yang terbaru dalam kehidupan masyarkat, yang menjadi sesuatu kegiatan sehari-hari.  Tanpa ada kegiatan tersebut maka hidup akan terasa hampa. Seperti itulah kehidupan saat ini yang menimbulkan sebuah budaya terbaru.

Tetapi dengan adanya teknologi industry kita bisa meningkatkan budaya-budaya yang kita ikuti. Dengan memanfaatkan teknologi industry budaya Indonesia kita bisa terkenal di seluruh dunia.

Contohnya teknologi industry di bidang media social. Meskipun di bidang ini mengakibatkan kita menjadi anti social, akan tetapi kita bisa memanfaatkannya dengan memperkenalkan budaya-budaya Indonesia ke internasional tanpa ada batasan, dan kita bisa memperkenalkan suatu khas Indonesia dengan cara mempromosikan.   

Kesimpulanya, pengaruh budaya terhadap teknologi industry sangat baik jika kita melakukannya dengan secara bijaksana. Yaitu dengan cara memperkenalkan budaya-budaya Indonesia ke internasional, tanpa ada batasan jarak waktu dan tempat. Dimanapun, dan kapanpun kita bisa mempromosikan budaya-budaya kita. Meskipun dengan teknologi industry itu sendiri menciptakan suatu budaya baru yang harus kita waspadai, karena tidak semua budaya baru tersebut sesuai dengan budaya Indonesia, oleh karena itu kita harus bisa memilah mana budaya yang kita ikuti dan budaya yang kita jauhi.

Mungkin hanya itu saja pengaruh budaya terhadap teknologi industry yang saya sampaikan

TERIMA KASIH


Jumat, 29 April 2016

TUGAS ILMU BUDAYA DASAR : " ANALISIS DAMPAK MODERNISASI TERHADAP TEKNOLOGI GADGET"

MAKALAH
ILMU BUDAYA DASAR
ANALISIS DAMPAK MODERNISASI TERHADAP
 TEKNOLOGI GADGET




ADI PRATAMA
50415130
1IA03


UNIVERSITAS GUNADARMA
FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI
TEKNIK INFORMATIKA

Pendahuluan
I.       Latar belakang
Masuknya era globalisai telah mempengruh terhadap perkembangan teknologi. Perkembangan teknolgi ini sangat pesat di sebagian dunia, karena siftnya simple dn mobile atau dapat digunakan dimanapun dan kapanpun. Teknolgi yang sangat pesat pada saat ini yaitu gadget.
Gadget merupakan sesuatu hal yang penting pada era globalisasi ini. Bahkan saat ini gadget bukanlah barang sekunder, akan tetapi barang primer yaitu barang yang wajib dimiliki oleh setiap orang. Karena gadget dapat mempermudah pekerjaan manusia sehari-sehari.
      Banyak sekali Berbagai macam gadget pada zaman ini, contohnya : handphone, tab, computer, dll.
Dengan demikian, kecanggihan-kecanggihan teknologi yang hadir dapat menimbulkan banyak dampak dalam kehidupan kita entah itu yang positif ataupun  dampak negatif. Gadget dapat menguntungkan manusia juga bisa mendegradasi manusia dari yang semestinya. Maka tetap bersikap cerdaslah dalam menggunakan gadget agar hidup dengan gadget lebih baik daripada hidup tanpanya.

Pembahasan
A.    Pengertian Modernisasi
Wilbert E Moore yang menyebutkan Modernisasi adalah adalah suatu transformasi total kehidupan bersama yang tradisional atau pra modern dalam arti teknologi serta organisasi sosial ke arah pola-pola ekonomis dan politis yang menjadi ciri Negara barat yang stabil.
 menurut J W School, modernisasi adalah suatu transformasi, suatu perubahan masyarakat dalam segala aspek-aspeknya.
Soerjono Soekanto mengemukakan bahwa sebuah modernisasi memiliki syarat-syarat tertentu, yaitu sebagai berikut :
·         Cara berpikir yang ilmiah yang berlembaga dalam kelas penguasa ataupun masyarakat.
·         Sistem administrasi negara yang baik, yang benar-benar mewujudkan birokrasi.
·         Adanya sistem pengumpulan data yang baik dan teratur yang terpusat pada suatu lembaga atau badan tertentu.
·         Penciptaan iklim yang menyenangkan dan masyarakat terhadap modernisasi dengan cara penggunaan alat-alat komunikasi massa.
·         Tingkat organisasi yang tinggi yang di satu pihak berarti disiplin, sedangkan di lain pihak berarti pengurangan
Negara Indonesia sekarang ini sudah mencapai tahap pemikiran yang sangat modern, Indonesia sendiri sudah mampu menciptakan alat-alat teknologi yang praktis dan efisien seperti layaknya yang ada di kehidupan kita sehari – hari seperti Televisitelepon genggamkomputer, laptop, dan lainnya, sumber daya alam maupun sumber daya manusia yang digunakan pun memiliki kajian – kajian penting dalam proses kemajuan dan perkembangan teknologi yang membuat Indonesia lebih modern.
Karena sumber daya inilah pihak Indonesia bekerja sama dengan Negara lain dan saling melengkapi kebutuhan antara satu dengan Negara lainnya. Sehingga menciptakan kemajuan yang ada pada Indonesia dari sisi modernisasi maupun teknologinya. Indonesia sedang berada dalam masa-masa transisi dan penyesuaian di mana modernisasi danglobalisasi kian kuat masuk secara bertahap ke dalam Indonesia. Bukan hanya itu modernisasi juga sangat terpengaruh dengan majunya teknologi – teknologi yang ada pada Negara Indonesia sendiri.


B.    Pengertian Gadget
1.    Gadget adalah sebuah istilah yang berasal dari bahasa Inggris,
yang artinya perangkat elektronik yang memiliki berbagai fungsi dan multiguna. Gadget bukanlah barang elektronik biasa. Karena gadget merupakan barang elektronik yang memiliki teknologi canggih. Gadget menjadi teknolgi tercanggih karena gadget dapat berinteraksi terhadap manusia. Perbedaan gadeget dengan barang elektronik lainnya yaitu gadget dapat diperbaharui setiap zamannya . Artinya, dari hari ke hari gadget selalu muncul dengan menyajikan teknologi terbaru yang membuat hidup manusia menjadi lebih praktis.






2.    Gadget adalah sebuah obyek (alat atau barang elektronik)
teknologi kecil yang memilki fungsi khusus dan multifungsi, tetapi sering diasosiasikan sebagai sebuah inovasi atau barang baru. Gadget dapat diartikan sebuah elektronik pintar Karena dapat mengerjakan atau memnbantu pekerjaan manusia. Oleh karena itu gadget merupakan barang elektronik yang selalu di perbaharui.

C.     Perkembangan gadget
Pada awalnya gadget merupakan sebuah barang sekunder, akan tetapi berkembangnya zaman, gadget berubah menjadi barang primer. Akan tetapi tidak semua masyarakat umum yang mengikuti perkembangan gadget, karena Bagi yang tidak terpengaruh, mereka santai saja menjalani kehidupan seperti biasa dengan gadget seadanya dan tidak terlalu memusingkan hal tersebut untuk mendapatkan gadget terbaru dengan segala pemikiran.  Dan bagi yang mengikuti perkembangannya, mereka selalu membeli gadget-gadget terbaru untuk memenuhi kehidupan sehari-hari.
Di negeri Paman Sam Amerika HP pertama kali digunakan. Saat itu sekitar tahun 1947 alat canggih ini mulai di komersilkan dan menyebar keseluruh penjuru dunia. Teknologi dari tahun ke tahun memang berkembang pesat seperti halnya alat elektronik HP ini. HP berkembang dari genereasi ke-0 hingga generasi ke-4.
Generasi ke-0 (0G)
Berawal dari pesawat radio HT (handy talky) HT dapat berkomunikasi karena terdapat pemancar dan penerima pada masing-masing perangkat.
Generasi ke-1 (1G)
Pada generasi ke-1 mulailah menuju ke masa kini. Alat ini mengubah layaknya jaman monocrhome ke jaman berwarna. Telpon Seluler namanya. Telpon seluler mempunyai berat 800 gram dan memiliki antena dan memiliki safat analog yang berjalan di frequensi sekitar  825Mhz s/d 894Mhz.
Generasi ke-2 (2G)
Dari sinyal analog, munculah sinyal digital pada tahun 1990. terdapat dua jaringan nirkabel yaitu GSM di Eropa dan CDMA di Amerika. Telpon seluler pada generasi ke-2 ini sangat diunggulkan pada masa itu karena memiliki fitur yang canggih diantaranya, pesan suara, panggilan tunggu, dan SMS (short message service).
Generasi ke-3 (3G)
Internet mulai berada di genggaman pada generasi ke-3 ini. Memiliki jangkauan yang luas hingga penjuru dunia dan dapat berkomunikasi menggunakan video call karena sudah dilengkapi dengan adanya kamera. Di generasi ke -3 ini lebih menjuru ke multimedia.

Generasi ke-4 (4G)
HP pada masa generasi ke-4 (sekarang) lebih dikenal dengan sebutan smartphone. Sangat dekat dengan manusia. Hampir sebagian pekerjaan manusia dibantu oleh smartphone ini. Alat canggih ini mengintegrasikan teknologi wireless yang sudah ada seperti bluetooth, tething dan lain-lain sehingga user dapat bekerja dimanapun dan kapanpun. Jaringan pada smartphone ini sudah 4G. Memberikan penggunanya kecepatan tinggi, suara yang tinggi dan jernih, jangkauan luas, kualitas baik. Smartphone ini sudah berbasis super multi media karena dilengkapi dengan fitur game online yang mempunyai visualitas yang tinggi.

D.   Dampak penggunaan gadget
1.       Dampak Positif Gadget
Sebagai suatu alat yang membantu manusia dan dapat menyelesaikan pekerjaan manusia.
Dampak positif yang kita terima meliputi berbagai aspek kehidupan. Adapun dampak positif dari gadget dalam kehidupan ialah sebagai berikut :
-          Segi Komunikasi
      Dahulu, kita jika ingin berkomunikasi harus bertatap muka atau saling bertemu, akan tetapi dengan adanya gadget , berkomunikasi jarak juh antar kota, provinsi maupun Negara bias terhunbung dalam komunikasi
-          Segi Sosial
      Kita dapat banyak teman dalam menggunakan gadget ini, dan hali ini memudah kan kita untuk berbagi kabar, atau berita kepada teman-teman kita yang berjarak berjauhan, dengan ini kita juga dapat informasi –informasi dengan cepat dari teman-teman kita yang berada disana.
-          Segi Pendidikan
      Dengan adanya gadget, seorang siswa menjadi lebih mudah dalam mencari informasi mengenai pelajaran yang sedang ia pelajari. Seorang siswa dituntut menjadi seorang yang kreatif dalam menambah ilmu pengetahuan, dan tidak hanya terpaku dari ajaran guru dan ilmu yang di dapat di sekolah.
2.       Dampak Negative Gadget
Tak heran jika sekarang ini banyak manusia yang lebih nyaman menghabiskan waktunya bersama gadget dibandingkan dengan sesama manusia. Hal ini dapat menyebabkan manusia menjadi cenderung tak acuh dengan kehidupan di lingkungan sekitarnya.
Beberapa dampak negatif lain dari gadget di lihat dari beberapa segi kehidupan ialah :
-          Segi Kesehatan
Dapat meningkatnya kanker yang disebabkan oleh radiasi pada gadget dan cahaya yang diperoleh dari gadget menyebabkn kerusakan mat atau mata menjdi rabun.
-          Segi Budaya
Lunturnya adat dan budaya daerah yang dikarenakan sibuk dengan gadget dan menghilangkan rasa nasionalisme
-          Segi social
Menjadikan manusia cenderung autis dan asik sendiri dengan gadget nya sehingga tidak menghiraukan lingkungan sekitar.Tidak bisa mengontrol diri akibat sosialisasi yang terjadi secara tidak langsung
-          Segi ekonomi
Banyaknya terjadi penipuan dikarenakan mudahnya kemudahan yang disuguhkan dari fitur-fitur yang ada di gadget.Keuangan yang tidak stabil di dalam keluarga dikarenakan harus menuruti keinginan anaknya untuk membeli gadget yang baru.
E.      KESIMPULAN
Gadget adalah suatu piranti atau alat yang memiliki tujuan dan fungsi yang praktis dan spesifik yang berguna dan umumnya diberikan terhadap sesuatu yang baru dan merupakan sesuatu yang tidak biasa dan selalu didesain lebih pintar dari teknologi yang ada. Contohnya adalah komputer, handphone, tablet, game console, dan lain-lain.
Gadget yang sangat banyak digunakan saat ini ialah smartphone dan tablet. Ukurannya yang kecil dan mudah dibawa kemana-mana, dan juga sangat praktis, membuat gadget jenis ini sangat diminati oleh penggunanya.
Banyak dampak positif yang didapat dari penggunaan gadget, seperti menjadikan komunikasi menjadi lebih mudah dan praktis dari segi komunikasi, menambah banyak teman dari segi sosial, dan juga menambah wawasan dan ilmu pengetahuan dari segi pendidikan.
Gadget juga memberikan dampak negatif seperti pada dapat menyebabkan kerabunan, memudarkan rasa nasionalisme, menjadikan manusia menjadi apatis, sampai maraknya penipuan dan ketidakstabilan kondisi ekonomi keluarga akibat keinginan memiliki gadget.




DAFTAR PUSTAKA









Senin, 18 Januari 2016

Makalah
Ilmu sosial dasar
"SUKU AMBON"











DISUSUN OLEH:
Adi pratama (50415130)










KELAS 1IA03
FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI

JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA

Daftar isi
Daftar isi …………………………………………………………………………………………  i
Bab 1 Pendahuluan ………………………………………………………………………………  1
Sejarah Suku Ambon…………………………………………………………………….. 1
Bab 2 Pembahasan………….……………………………………………………………….         2
2.1 Sistem Masyarakat.. …………………………………………………………….        2
2.2 Agama dan Adat ………………………………………………………………..        2
BAB 3 TRADISI, ADAT, DAN TATA CARA HIDUP ………………………………………………...  3
3.1   Kehidupan Sosial Kemasyarakatan……………………………………………..         3
3.2   Mata Pencaharian………………………………………….…………………….       3
3.3   Upacara Adat ……………………………………...……………………………        3
3.4   Sistem Perkawinan……………………………………………….…………….          3

Bab 4 Penutup……………………………………………………………………………….         5
Kesimpulan………………………………………….………………………………         5
Daftar Pustaka ………………………………………………………………………………        6

BAB 1
PENDAHULUAN
1. Sejarah Suku Ambon
Asal mulanya Pulau Ambon, Kepulauan Lease, Pulau Manipa, Ambalau, Kelang dan Pulau Buano tidak berpenghuni. Pulau  yang ditinggali oleh manusia adalah Seram dan Buru. Orang tersebut tinggal di gunung-gunung dan dikenal sebagai orang-orang Alifuru. Oleh orang Ambon mereka diakui sebagai penduduk asli pulau Seram.
Suku Ambon adalah kelompok etnis Indonesia dai campuran Austronesia-Papua. Mereka kebanyakan menganut Kristen dan Islam. Suku ini Berasal dari Pulau Ambon, Malaku. Bahasa umum yang digunakan yaiu Melayu Ambon atau disebut bahasa Ambon.
Ambon adalah sebuah suku yang mendiami daerah kepulauan yang sekarang terletak di Provinsi Maluku. Nama Maluku sendiri sebenarnya berasal dari bahasa Arab, yakni al-muluk.
Menurut leluhur di pulau Ambon orang-orang yang pertama untuk mendiami pulau Ambon ini secara bertahap. Mereka juga  berasal dari pulau Jawa, Seram dan Pulau Halmahera.  Hal ini diceriterakan oleh 3 orang tokoh yang berasal dari jazirah Leihitu yaitu Imam Rijali dari desa (dulu disebut begeri) Hitu. Orang Kaya (jabatan sebagai pembantu raja) dari desa Hila dan Raja Hitu Lama dari desa Hitulama.
Kota Ambon mulai berkembang pada saat kedatangan Portugis tahun 1513, kemudian sekitar tahun 1575, penguasa Portugis mnegerah kan pnduduk untk membangun benteng Kota Laha di daratan Honipopu. Dalam  perkembangan  sekelompok mayarakat pekerja mendirikan perkampungan yang disebut Soa, kelompok inilah yang menjadi dasar dari pembentukkan Kota Ambon.
Selanjutnya, Belanda berhasil menguasai kepulauan Maluku dan Ambon khususnya kekuasan Portugis, benteng tersebut lantas menjadi pusat pemerintahan beberapa Gubernur Jenderal Belanda dan diberi nama Nieuw Victoria.





BAB 2
Pembahasan
2.1 Sistem Masyarakat
            Dalam kehidupan masayarakat Ambon, hubungan persaudaraan atau kekeluargaan terjalin atau terbina sangat akrab dan kuat antara satu desa atau kampung dengan desa atau kampung yang lain. Hubungan kekeluargaan atau persaudaraan yang terbentuk secara adat dan merupakan budaya orang Maluku atau Ambon yang sangat dikenal oleh orang luar itu dinamakan dengan istilah “PELA”.
Berikut adalah beberapa pejabat tradisional dalam kehidupan sosial masyarakat Suku Ambon:
a)      Tuan tanah (Seseorang yang ahli dalam bidang pertanahan dan kependudukan)
b)      KapitanSeseorang yang ahli dalam peperangan
c)      Kewang Seseorang yang bertugas untuk menjaga hutan

MarinyoSeseorang yang bertugas memberikan berita dan pengumuman. Berikut beberapa contoh organisasi kemasyarakatan Suku Ambon :
a)      Patalima
Lima bagian, merupakan orang-orang yang tinggal di sebelah timur. Namun dilihat dari sejarah di mana Suku Ambon pernah dikuasai oleh Ternate dan Tidore, organisasi ini nampaknya dibentuk untuk menunjukkan pengaruh kerajaan Ternate dan Tidore, dan juga untuk membantu pertahanan dari serangan musuh.
b)      Jajaro
Organisasi kewanitaan Suku Ambon
c)      Ngungare
Organisasi kepemudaan
d)      Pela Keras
Organisasi antar Soa yang fokus pada kegiatan kerjasama suatu proyek antar Soa, peperangan, dan lain-lain.
e)      Pela Minum Darah
Hampir sama dengan Pela Keras. Organisasi ini mengikat persatuan mereka dengan cara meminum, darah mereka masing-masing yang dicampur menjadi satu.
f)       Pela Makan Sirih
Organisasi antar Soa yang fokus pada bidang pembangunan masjid, gereja, dan sekolah
g)      Muhabet
Organisasi yang mengurus semua kegiatan upacara kematian
           
2.2. AGAMA DAN ADAT
Mayoritas penduduk di Maluku memeluk agama Kristen dan Islam. Dikarenakan pengaruh penjajahan Portugis dan Spanyol menyebarkan agama kristen dan pengaruh kesultanan Ternate dan Tidore yang menyebarkan Islam di wilayah Maluku




BAB 3

TRADISI, ADAT, DAN TATA CARA HIDUP

 

3.1 KEHIDUPAN SOSIAL KEMASYARAKATAN
Desa adat suku Ambon dibangun antara satu desa dengan desa yang  lainya saling berdekatan, atau terdiri rumah-rumah yang dipisahkan oleh tanah pertanian. Bentuk kelompok kecil rumah itu disebut Soa.
Desa adat suku Ambon dibangun sepanjang jalan utama antara satu desa dengan desa yang lain saling berdekatan, atau bisa juga dalam bentuk kelompok yang terdiri dari rumah-rumah yang dipisahkan oleh tanah pertanian. Bentuk kelompok kecil rumahrumah itu disebut ”Soa”. Rumah asli Ambon, sama seperti di Nias, Mentawai, Bugis Toraja, dan suku lainnya di Indonesia, dibangun dengan tiang kayu yang tinggi.
3.2    MATA PENCAHARIAN
Mata pencaharian orang Ambon adalah pertanian di Ladang-ladang yang telah dibuka kemudian ditanami tanpa irigasi. Tanaman yang mereka tanam adalah kentang, kopi, tembakau, cengkih, dan buahbuahan. Selain itu, orang Ambon juga sudah menanam padi dengan teknik persawahan Jawa.
Sagu merupakan makanan pokok orang Ambon, walaupun saat ini beras sudah biasa mereka makan. Akan tetapi belum menggantikan sagu seluruhnya. Tepung sagu dicetak menjadi blok-blok empat persegi dengan daun sagu dan dinamakan tuman. Cara orang Ambon makan sagu dengan membakar tuman atau dengan memasaknya menjadi bubur kental (pepeda).
3.3    UPACARA ADAT
a.       Antar Sontong
Antar sontong yaitu nelayan yang berkumpul menggunakan perahu dan lentera untuk mengundang cumi-cumi dari dasar laut dengan cara  mengikuti cahaya lentera menuju pantai dan masyarakat sudah menunggu cumi-cumi tersebut  untuk mengambilnhya.
b.       Pukul Manyapu
Pukul manyapu adalah acara adat tahunan yang dilakukan di Desa Mamala-Morela yang biasanya dilakukan pada hari ke 7 setelah Hari Raya Idul Fitri.

3.4    SISTEM PERKAWINAN
Orang Ambon mengenal tiga macam perkawinan, yaitu:.
a.       Kawin Lari atau Lari Bini 
Sistem perkawinan yang paling lazim. Hal ini disebabkan karena orang Ambon umumnya lebih suka menempuh jarak pendek aturan perundingan dan upacara. Kawin lari sebenarnya dipandang kurang baik oleh kaum kerabat wanita namun disukai oleh pihak pemuda.

b.       Kawin Minta
apabila seorang pria yang telah menemukan seorang gadis yang ingin dijadikan istri, maka ia akan memberitahuka kepada orangtuanya. Kemudian mereka berkumpul untuk mebicarakan tentang pernikahan. Akan tetapi cara perkawinan ini  kurang diminati bagi keluarga yang kurang mampu karena membutuhkan biaya yang besar.
c.       Kawin masuk
Pada perkawinan ini, pengantin pria tinggal dengan keluarga wanita. Ada tiga sebab utama terjadinya perkawinan ini:
1.       Karena kaum kerabat si pria tidak mampu membayar mas kawin secara adat.
2.       Karena keluarga si gadis hanya memiliki anak tunggal dan tidak punya anak laki-laki sehingga si gadis harus memasukkan suaminya ke dalam klen ayahnya untuk menjamin kelangsungan klen.
3.       Karena ayah si pemuda tidak bersedia menerima menantu perempuannya yang disebabkan karena perbedaan status atau karena alasan lainnya.  
Orang-orang yang beragama Islam pada umumnya menikah sesuai dengan hukum Islam. Namun disini juga terjadi hal yang sama, yaitu apabila sang suami belum mampu membayar mas kawin menurut adat maka wanita itu tidak perlu ikut bersama suaminya. Selain wajib membayar mahar (mas kawin menurut hukum Islam), pengantin laki-laki juga harus membayar harta adat yang berupa sisir mas, gong dan madanolam. Secara umum, poligini diijinkan, kecuali bagi mereka yang beragama Nasrani.

BAB 4
KESIMPULAN
            Suku ambon merupakan salah satu dari suku dari banyaknya suku yang berada di Indonesia. Suku ambon juga menganut ajaran agama Kristen dan agama Islam. Dalam hal ini banyak  sekali tradisi dan upacara adat , yaitu :
a.       Antar Sontong
Antar sontong yaitu para nelayan berkumpul menggunakan perahu dan lentera untuk mengundang cummi-cumi dari dasar laut mengikuti cahaya lentera mereka menuju pantai di mana masyarakat sudah menunggu mereka untuk menciduk mereka dari laut.
b.       Pukul Manyapu
Pukul manyapu adalah acara adat tahunan yang dilakukan di Desa Mamala-Morela yang biasanya dilakukan pada hari ke 7 setelah Hari Raya Idul Fitri.
Selain tradisi dan upacara adat yang bermacam-macam, kehidupan kemasyarakatan di suku ambon ini ada struktur organisasinya seperti :
a.       Tuan tanah
b.      kapitan
c.       kewang
d.      marinyo.Seseorang yang bertugas memberikan berita dan pengumuman. Berikut beberapa contoh organisasi kemasyarakatan Suku Ambon :
a.Patalima.
b. Jajaro
c. Ngungare
d. Pela Keras.
e. Pela Minum Darah
d. Pela Makan Sirih
e. Muhabet
cara berosial masyarakat suku ambon membangun sepanjang jalan utama antara satu desa dengan desa yang lain saling berdekatan, Bentuk kelompok kecil rumahrumah itu disebut ”Soa”. Rumah asli Ambon, sama seperti di Nias, Mentawai, Bugis Toraja, dan suku lainnya di Indonesia, dibangun dengan tiang kayu yang tinggi.

DAFTAR PUSTAKA
Ambrozka. 2011. Kebudayaan Ambon.http://www.scribd.com/doc/47083111/Kebudayaan-Ambon. Diambil pada tanggal 16 Oktober 2015
Gantra. 2004. Artikel. http://arsip.gatra.com/2004-05-10/artikel.php?id=37178. Diambil pada tanggal 16 Oktober 2015